silahkan di lihat silahkan di lihat di sini
readmore »»
syarief jaber
Kamis, 14 Februari 2013
Senin, 10 Desember 2012
Macam - macam Kabel Jaringan
ada 4 jenis macam kabel yang sering digunakan dalam jaringan, keempat kabel tersebut sebagai berikut :
- Kabel Koaksial
kabel koaksial mempunyai karakteristik sebagai berikut :
- Kecepatan dan keluaran 10 - 100 MBps
- Biaya Rata-rata per node murah
- Media dan ukuran konektor medium
- Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium)
Panjang
kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium)Jaringan dengan
menggunakan kabel koaksial merupakan jaringan dengan biaya rendah,
tetapi jangkauannya sangat terbatas dan keandalannya juga sangat
terbatas. Kabel koaksial pada umumnya digunakan pada topologi bus dan
ring.
- Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
Merupakan sepasang kabel yang di twist/dililit
satu sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik yang
dapat terdiri dari dua, empat atau lebih pasangan kabel (umumnya yang
dipakai dalam jaringan komputer terdiri dari 4 pasang kabel/8 kabel).
UTP dapat mempunyai transfer rate 10 Mbps sampai dengan 100 Mbps tetapi
mempunyai jarak yang pendek yaitu maximum 100m. - Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Secara
fisik, kabel shielded sama dengan unshielded tetapi perbedaannya sangat
besar. Dimulai dari konstruksi kabel shielded mempunyai selubung
tembaga atau aluminium foil yang khusus dirancang untuk mengurangi
gangguan elektrik.
Kekurangan STP adalah tidak samanya standar antar perusahaan yang
memproduksinya dan lebih mahal dan lebih tebal sehingga lebih susah
dalam penanganan fisiknya.- Kabel Serat Optik (Fiber Optik)
Jenis
kabel fiber optic merupakan kabel jaringan yang jarang digunakan pada
instalasi jaringan tingkat menengah ke atas. Pada umumnya, kabel jenis
ini digunakan pada instalasi jaringan yang besar dan pada perusahaan
multinasional serta digunakan untuk antar lantai atau antar gedung.
Kabel fiber optic merupakan media networking medium yang digunakan untuk
transmisi-transmisi modulasi. Fiber Optic harganya lebih mahal di
bandingkan media lain.
Fiber Optik mempunyai karakteristik sebagai berikut :
- Kecepatan dan keluaran 100+ Mbps
- Biaya rata-rata pernode cukup mahal
- Media dan ukuran konektor keci
- Panjang kabel maksimal yang diizinkan yaitu 2 km (panjang)
Source : http://www.it-artikel.com/2012/09/macam-macam-kabel-jaringan.html
Pengkabelan dalam Jaringan
Dalam pemasangan jaringan komputer, dibutuhkan media yang berguna untuk
menghubungkan beberapa node seperti komputer, hub, switch, router, dll.
Media tersebut bisa berupa kabel maupun radio (wireless).
Untuk media yang berupa kabel, yaitu seperti Kabel Coaxial, Fiber
Optik, dan Twisted Pair. Dan untuk wireless bisa seperti Bluetooth,
Infrared, Wi-Fi, dll.
Untuk sekarang saya akan menjelaskan tentang media kabel yang digunakan dalam jaringan komputer.
1. Kabel Coaxial
Kabel Coaxial merupakan kabel merupakan kabel yang menggunakan dua buah
konduktor. Pusat dari kabel coaxial yaitu berupa inti kawat pada kabel
yang dilingkupi oleh sekat dan kemudian dliliti lagi oleh kawat
berselaput konduktor. Kabel ini mempunyai daya bandwith yang tinggi
Untuk kabel coaxial, sebelum data yang dikirim komputer dikirim, data
tersebut diubah dahulu menjadi sinyal listrik. Dan kemudian setelah
sinyal listrik tersebut sampai di komputer tujuan, sinyal listrik
tersebut diubah lagi menjadi sinyal digital. Kabel ini mempunyai jarak
maksimum pemasangan sepanjang 2000km.
Konstruksi Kabel Coaxial
Konduktor utama
Konduktor kabel harus terbuat dari bahan tembaga padat berbentuk
silindris tanpa cacat berkonduktivitas tinggi. Untuk diameter dari kabel
tidak diperbolehkan melebihi 0,02 mm dan 1,53 mm. Sedangkan untuk
tahanan dari konduktor yang letaknya di dalam ( inner conductor) adalah
1/58 per 1 meter.
Isolasi
Isolasi kabel terbuat dari bahan polietilena homogen dan melingkari pada
konduktor utama. Untuk diameter nominalnya yakni 0,97 mm dan juga tidak
diperbolehkan melebihi 0,05 mm.
Konduktor bagian luar
Konduktor terbuat dari pita tembaga yang memiliki tebal 0,25 mm dengan
maksimum toleransi 0,2 mm pada posisi memanjang dan sedikit tumpang
tindih. Untuk tahanannya adalah sebesar 1/52 per meter. Pada bagian atas
pita tembaga ini dibalut secara helikod dengan dua lapis pita baja yang
memiliki tebal 0,15 mm yang digunakan sebagai pelindungelektromagnetik.
Penggantung
Penggantung di sini terdiri dari tujuh bual lilit kawat baja dengan ukuran 2 mm dan dengan daya kuat tarik sebesar 3,010 kgf.
Pembungkus luar
Pembungkus luar kabel terbuat dari polietilena yang dicampur dengan
karbon hitam sebanyak 2%. Untuk tebal rata – rata pembungkus tidak
diperbolehkan melebihi dari 2 mm dan juga tidak boleh kurang dari 1,6
mm. Sementara untuk tebal dari bagian antara penggantung dengan kabel
adalah 3,4 mm dan dengan tinggi 3 – 4,5 mm.
Jenis – Jenis Kabel Coaxial
1. Kabel Thick Coaxial (Coaxial Gemuk)
Kabel Coaxial ini (RG-6) jika digunakan dalam jaringan mempunyai spesifikasi dan aturan sebagai berikut:
- Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm (dianjurkan menggunakan terminator yang sudah dirakit, bukan menggunakan satu buah resistor 50-ohm 1 watt, sebab resistor mempunyai disipasi tegangan yang lumayan lebar).
- Maksimum 3 segment dengan peralatan terhubung (attached devices) atau berupa populated segments.
- Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan (external transceiver).
- Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.
- Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (atau sekitar 500 meter).
- Maksimum jarak antar segment adalah 4.920 feet (atau sekitar 1500 meter).
- Setiap segment harus diberi ground.
- Jarang maksimum antara tap atau pencabang dari kabel utama ke perangkat (device) adalah 16 feet (sekitar 5 meter).
- Jarang minimum antar tap adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter).2. Kabel Thin Coaxial (Coaxial Kurus)
Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir, terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar. Untuk digunakan sebagai perangkat jaringan, kabel coaxial jenis ini harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dimana diameter rata-rata berkisar 5mm dan biasanya berwarna hitam atau warna gelap lainnya. Setiap perangkat (device) dihubungkan dengan BNC T-connector. Kabel jenis ini juga dikenal sebagai thin Ethernet atau ThinNet.
Kabel coaxial jenis ini, misalnya jenis RG-58 A/U atau C/U, jika diimplementasikan dengan TConnector dan terminator dalam sebuah jaringan, harus mengikuti aturan sebagai berikut: - Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.
- Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185 meter) per segment.
- Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan (devices).
- Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver yang onboard, tidak perlu tambahan transceiver, kecuali untuk repeater.
- Maksimum ada 3 segment terhubung satu sama lain (populated segment).
- Setiap segment sebaiknya dilengkapi dengan satu ground.
- Panjang minimum antar T-Connector adalah 1,5 feet (0.5 meter).
- Maksimum panjang kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet (555 meter).
- Setiap segment maksimum mempunyai 30 perangkat terkoneksi.
2. Kabel Twisted Pair
Kabel Twisted pair (pasangan berpilin) adalah sebuah bentuk kabel di mana dua konduktor digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi elektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel unshielded twisted pair (UTP) cables, dancrosstalk di antara pasangan kabel yang berdekatan.
Kabel Twisted Pair memiliki beberapa kategori kabel yang bermacam – macam. Jumlah pasangan kabel untuk setiap kategorinya bisa berbeda – beda. Berikut beberapa kategori yang ditentukan dari kemampuan transmisi data yang dimilikinya seperti tertulis dalam tabel berikut.KategoriKegunaanCategory 1 (Cat1) Kualitas suara analog Category 2 (Cat2) Transmisi suara digital hingga 4 megabit per detik Category 3 (Cat3) Transmisi data digital hingga 10 megabit per detik Category 4 (Cat4) Transmisi data digital hingga 16 megabit per detik Category 5 (Cat5) Transmisi data digital hingga 100 megabit per detik Enhanced Category 5 (Cat5e) Transmisi data digital hingga 250 megabit per detik Category 6 (Cat6) Category 7 (Cat7) Di antara semua kabel di atas, kabel Enhanced Category 5 (Cat5e) dan Category 5 (Cat5) merupakan kabel UTP yang paling populer yang banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi Ethernet.Category 1Kabel UTP Category 1 (Cat1) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi terendah, yang didesain untuk mendukung komunikasi suara analog saja. Kabel Cat1 digunakan sebelum tahun 1983 untuk menghubungkan telepon analog Plain Old Telephone Service (POTS). Karakteristik kelistrikan dari kabel Cat1 membuatnya kurang sesuai untuk digunakan sebagai kabel untuk mentransmisikan data digital di dalam jaringan komputer, dan karena itulah tidak pernah digunakan untuk tujuan tersebut.Category 2Kabel UTP Category 2 (Cat2) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 1 (Cat1), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara digital. Kabel ini dapat mentransmisikan data hingga 4 megabit per detik. Seringnya, kabel ini digunakan untuk menghubungkan node-node dalam jaringan dengan teknologi Token Ring dari IBM. Karakteristik kelistrikan dari kabel Cat2 kurang cocok jika digunakan sebagai kabel jaringan masa kini.Category 3Kabel UTP Category 3 (Cat3) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 2 (Cat2), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara pada kecepatan hingga 10 megabit per detik. Kabel UTP Cat3 menggunakan kawat-kawat tembaga 24-gauge dalam konfigurasi 4 pasang kawat yang dipilin (twisted-pair) yang dilindungi oleh insulasi. Cat3 merupakan kabel yang memiliki kemampuan terendah (jika dilihat dari perkembangan teknologi Ethernet), karena memang hanya mendukung jaringan 10BaseT saja. Seringnya, kabel jenis ini digunakan oleh jaringan IBM Token Ring yang berkecepatan 4 megabit per detik, sebagai pengganti Cat2.Category 4Kabel UTP Category 4 (Cat4) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 3 (Cat3), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara hingga kecepatan 16 megabit per detik. Kabel ini menggunakan kawat tembaga 22-gauge atau 24-gauge dalam konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin (twisted pair) yang dilindungi oleh insulasi. Kabel ini dapat mendukung jaringan Ethernet 10BaseT, tapi seringnya digunakan pada jaringan IBM Token Ring 16 megabit per detik.Category 5Kabel UTP Category 5 (Cat5) adalah kabel dengan kualitas transmisi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 4 (Cat4), yang didesain untuk mendukung komunikasi data serta suara pada kecepatan hingga 100 megabit per detik. Kabel ini menggunakan kawat tembaga dalam konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin (twisted pair) yang dilindungi oleh insulasi. Kabel ini telah distandardisasi oleh Electronic Industries Alliance (EIA) dan Telecommunication Industry Association (TIA).Kabel Cat5 dapat mendukung jaringan Ethernet (10BaseT), Fast Ethernet (100BaseT), hingga Gigabit Etheret (1000BaseT). Kabel ini adalah kabel paling populer, mengingat kabel serat optik yang lebih baik harganya hampir dua kali lipat lebih mahal dibandingkan dengan kabel Cat5. Karena memiliki karakteristik kelistrikan yang lebih baik, kabel Cat5 adalah kabel yang disarankan untuk semua instalasi jaringan.Category 5eKabel ini merupakan versi perbaikan dari kabel UTP Cat5, yang menawarkan kemampuan yang lebih baik dibandingkan dengan Cat5 biasa. Kabel ini mampu mendukung frekuensi hingga 250 MHz, yang direkomendasikan untuk penggunaan dalam jaringan Gigabit Ethernet, meskipun menggunaan kabel UTP Category 6 lebih disarankan untuk mencapai kinerja tertinggi.Untuk kabel twisted pair, terdapa beberapa macam lagi yaitu diantaranya :1.UTP (Unshielded Twisted Pair)Unshielded twisted-pair (disingkat UTP) adalah sebuah jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield internal. UTP merupakan jenis kabel yang paling umum yang sering digunakan di dalam jaringan lokal (LAN), karena memang harganya yang rendah, fleksibel dan kinerja yang ditunjukkannya relatif bagus. Dalam kabel UTP, terdapat insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari ketegangan fisik atau kerusakan tapi, tidak seperti kabel Shielded Twisted-pair (STP), insulasi tersebut tidak melindungi kabel dari interferensi elektromagnetik.
Kabel UTP memiliki impendansi kira-kira 100 Ohm.2. STP (Shielded Twisted Pair)Shielded twisted pair atau STP adalah kabel pasangan berpilin yang memiliki perlindungan dari logam untuk melindungi kabel dari intereferensi elektromagnetik luar.
3.S/UTP (Screened Unshielded Twisted Pair)Yaitu kabel twisted pair yang didalam pelindung kabel (kulit luar) kabel terdapat pelindung berupa kertas logam.
4. S/STP (Screened Shielded Twisted Pair)S/STP merupakan kabel twisted pair yang dimana terdapat pelindung ganda didalamnya. Yaitu didalam kabel dan disetiap pasangan lilitan. Kabel ini merupakan kabel yang paling banyak memiliki perlindungan terhadap pengaruh dari gangguan seperti elektromagnetik, crosstalk.
Pemasagan Kabel Twisted Pair Jenis Cat 5 / 5e
Dalam menghubungkan jaringan Ethernet dengan menggunakan kabel UTP Category 5, terdapat dua metode pengabelan, yakni Crossover cable dan Straight-through cable. Kabel Crossover digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama (NIC dengan NIC lainnya,hub dengan hub yang lainnya dan lain-lain), sementara kabel Straight-through digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda jenis, seperti NIC dengan hub atau NIC dengan switch.Untuk Crossover, susunan kabel yang diberlakukan pada kedua ujung adalah seperti berikut.Ujung AUjung BPin 1Putih – OrangePutih – HijauPin 2OrangeHijauPin 3Putih HijauPutih – OrangePin 4BiruBiruPin 5Putih BiruPutih – BiruPin 6HijauOrangePin 7Putih – CoklatPutih – CoklatPin 8CoklatCoklatDan untuk Straight-troughtUjung AUjung BPin 1Putih – OrangePutih – OrangePin 2OrangeOrangePin 3Putih – HijauPutih – HijauPin 4BiruBiruPin 5Putih – BiruPutih – BiruPin 6HijauHijauPin 7Putih – CoklatPutih – CoklatPin 8CoklatCoklatatauUjung AUjung BPin 1Putih – HijauPutih – HijauPin 2HijauHijauPin 3Putih – OrangePutih –OrangePin 4BiruBiruPin 5Putih – BiruPutih – BiruPin 6OrangeOrangePin 7Putih – CoklatPutih – CoklatPin 8CoklatCoklatJika diperhatikan secara seksama. Kabel Crossover memiliki susunan warna yang berlawanan dan Untuk Straight-trought memiliki susunan yang sama di kedua ujungnya.3. Kabel Fiber OptikKabel serat optik merupakan sebuah kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang berfungsi untuk mentransmisikan sinyal cahaya. Kabel serat optik berukuran sangat tipis dan berdiameter sehelai rambut manusia yang saat ini paling banyak digunakan sebagai media transimisi dalam teknologi komunikasi modern.
Bagian-bagian utama serat optik tersebut adalah bagian inti tempat merambatnya gelombang cahaya, lapisan selimut yang mengelilingi bagian inti dengan indeksbias yang lebih kecil, dan lapisan jake yang melindungi bagian inti dan selimut dengan plastik yang elastis. Komponen utama sistem serat optik terdiri daritransmitter (Laser Diode dan Laser Emmiting Diode), information channel yang berupa serat optik, dan receiver.Source : http://wong168.wordpress.com/2012/05/25/pengkabelan-dalam-jaringan-komputer/
Senin, 26 November 2012
Sejarah | Biografi Aerosmith
Biografi Sejarah
![]() |
Aerosmith |
Aerosmith adalah sebuah band rock terkemuka Amerika. Tiga
dari anggotanya, Steven Tyler, Joe Perry, dan Tom Hamilton awalnya bertemu
di Sunapee, New Hampshire di 60-an, tetapi belum membentuk band
bersama. Pada
tahun 1970, ketiganya memutuskan bahwa mereka akan membentuk sebuah band, dan Boston, Massachusetts menjadi tempat untuk
melakukannya. Kemudian mereka bertemu dengan Joey Kramer (drum) dan Brad Whitford (gitar rhythm).
| Asal | Boston, Massachusetts, Amerika Serikat |
| Genre | Hard rock, heavy metal, Nu Metal,blues-rock[1] |
| Tahun aktif | 1970-sekarang |
| Label | Columbia, Geffen |
| Dipengaruhi oleh | The Joe Perry Project, Whitford/St. Holmes, The Strangeurs/Chain Reaction |
| Situs web | www.aerosmith.com |
| AF1 Official Fan Club |
![]() |
| Aerosmith |
Band
ini menikmati popularitas besar di seluruh tahun 1970-an, dengan
lagu-lagu rock seperti "Dream On" - tapi mereka berpisah 1979-84 karena
penyalahgunaan zat serius dan kecanduan obat yang memberikan kontribusi
penurunan mereka. The Grateful Dead’s Jerry Garcia melaporkan dan mengatakan "Mereka adalah sekelompok anak2 pengobat cowok yang
pernah saya lihat". Jimmy Crespo diganti Joe Perry selama lima tahun tersebut, Namun,
pada tahun 1984, terutama karena upaya tak kenal lelah dari Joe Perry kemudian
manajernya, Tim Collins, mereformasi band, Aerosmith
dilahirkan kembali. Meskipun
desakan klien Perry sendiri menyatakan bahwa itu tidak terpikirkan, Collins
berhasil dalam membantu mengatasi perbedaan band yang lama dan akhirnya
mengatasi kecanduan mereka. Pada tahun 1989, band ini telah benar-benar berhenti penyalahgunaan narkoba mereka. Mereka
pergi untuk menikmati kebangkitan popularitas yang telah membuat mereka
menjadi salah satu top-selling dan band rock paling populer di dunia saat ini. hit terbesar di seluruh dunia mereka adalah "I Don't Want To Miss A Thing," dari film blockbuster-hit "Armageddon".
Bagian dari pembaruan datang dalam bentuk kolaborasi 1986 dengan Run-DMC di atas Rock/ rap versi Walk Way ini. Lagu ini juga menjabat sebagai langkah awal dalam menjembatani kesenjangan antara masyarakat rap dan rock and roll.
Mereka bahkan menyusup dalam Disney Theme Parks di AS dan negara-negara lain dengan sendirinya menaikan gairah 'Rock' n 'Rollercoaster dalam menampilkan Aerosmith'. Melanjutkan rencana pemasaran mereka di mana-mana,melanjutkan sejarah mereka, mereka juga ditampilkan dalam versi mereka sendiri pada permainan populer "Guitar Hero" video game.
Pada tahun 2010, band ini mengalami kemunduran, dan on-lagi, off-lagi, break-up menyusul kecelakaan di panggung di mana Steven Tyler patah tulang, tapi pada pertengahan tahun, tourdates Eropa mengumumkan bahwa band ini dilanjutkan .
Bagian dari pembaruan datang dalam bentuk kolaborasi 1986 dengan Run-DMC di atas Rock/ rap versi Walk Way ini. Lagu ini juga menjabat sebagai langkah awal dalam menjembatani kesenjangan antara masyarakat rap dan rock and roll.
Mereka bahkan menyusup dalam Disney Theme Parks di AS dan negara-negara lain dengan sendirinya menaikan gairah 'Rock' n 'Rollercoaster dalam menampilkan Aerosmith'. Melanjutkan rencana pemasaran mereka di mana-mana,melanjutkan sejarah mereka, mereka juga ditampilkan dalam versi mereka sendiri pada permainan populer "Guitar Hero" video game.
Pada tahun 2010, band ini mengalami kemunduran, dan on-lagi, off-lagi, break-up menyusul kecelakaan di panggung di mana Steven Tyler patah tulang, tapi pada pertengahan tahun, tourdates Eropa mengumumkan bahwa band ini dilanjutkan .
![]() |
| Aerosmith |
Studio albums |
||||
| Tanggal Rilis | Judul | Label | Posisi Billboard | Sertifikasi RIAA |
| 13 Januari 1973 | Aerosmith | Columbia | #21 | 2x Platinum |
| Maret 1974 | Get Your Wings | Columbia | #74 | 3x Platinum |
| 8-Apr-75 | Toys in the Attic | Columbia | #11 | 8x Platinum |
| 31 Mei 1976 | Rocks | Columbia | #3 | 4x Platinum |
| Desember 1977 | Draw the Line | Columbia | #11 | 2x Platinum |
| Nov-79 | Night In The Ruts | Columbia | #14 | Platinum |
| 1 Oktober 1982 | Rock in a Hard Place | Columbia | #32 | Gold |
| Nov-85 | Done with Mirrors | Geffen | #36 | Gold |
| 18 Agustus 1987 | Permanent Vacation | Geffen | #11 | 5x Platinum |
| 12-Sep-89 | Pump | Geffen | #5 | 7x Platinum |
| 20-Apr-93 | Get a Grip | Geffen | #1 | 7x Platinum |
| 18 Maret 1997 | Nine Lives | Columbia | #1 | 2x Platinum |
| 6 Maret 2001 | Just Push Play | Columbia | #2 | Platinum |
| 30 Maret 2004 | Honkin' on Bobo | Columbia | #5 | Gold |
| Anggota |
| Steven Tyler |
| Joe Perry |
| Brad Whitford |
| Tom Hamilton |
| Joey Kramer |
| Mantan anggota |
| Ray Tabano |
| Jimmy Crespo |
| Rick Dufay |
Selasa, 06 November 2012
All That Remains (band)
From Wikipedia, the free encyclopedia
Jump to: navigation, search
|
|
This article needs additional citations for verification. Please help improve this article by adding citations to reliable sources. Unsourced material may be challenged and removed. (October 2009) |
| All That Remains | |
|---|---|
All That Remains performing at 2006's Ozzfest. |
|
| Background information | |
| Origin | Springfield, Massachusetts, United States |
| Genres | Metalcore, Melodic death metal |
| Years active | 1998–present |
| Labels | Prosthetic, Razor & Tie |
| Associated acts | Shadows Fall, Killswitch Engage |
| Website | allthatremainsonline.com |
| Members | |
| Philip Labonte Mike Martin Oli Herbert Jeanne Sagan Jason Costa |
|
| Past members | |
| Chris Bartlett Matt Deis Dan Egan Michael Bartlett Shannon Lucas |
|
Contents |
History
Formation, debut album and This Darkened Heart (2000-2005)
Phil Labonte, the vocalist for All That Remains, was originally the vocalist for Shadows Fall and appeared on the cult classic album Somber Eyes to the Sky.[2] After being asked to leave because of "musical differences", Phil focused entirely on All That Remains, a side project he had been working on prior to leaving.[2] Phil has been known to support Boston acts such as Widow Sunday, Bury Your Dead, and Cannae.[2] The band released their debut album, Behind Silence and Solitude on March 26, 2002 through Prosthetic Records.[3] The style of the album differs from their current Metalcore musical style,[4] and more prominently contains elements of melodic death metal. It was also the band's only release featuring the original members Chris Bartlett and Dan Egan.Their second album, This Darkened Heart was released on March 23, 2004 through Prosthetic Records. Produced by Killswitch Engage guitarist Adam Dutkiewicz, the album featured better production compared to its predecessor. The three singles that were released from the album are “This Darkened Heart”, “Tattered on My Sleeve” and “The Deepest Gray”. Music videos were created for all three.
The Fall of Ideals (2006-2008)
Their third album The Fall of Ideals was released on July 11, 2006 through Prosthetic Records. Once again, the album was produced by Adam Dutkiewicz. The album is also considered to be the band’s breakthrough release, as it entered the Billboard 200 charts at number 75, selling almost 13,000 copies in its first week.[5] “This Calling” was released as the album’s first single. Two music videos were created, with one incorporating footage from Saw III (as it was the lead song from the film’s soundtrack). A music video was made for the album’s second single "The Air That I Breathe". The band was also a part of Ozzfest 2006. The song “Six” is featured in Guitar Hero II as an unlockable song . On June 20, 2007, it was announced that The Fall of Ideals had surpassed 100,000 sales in the United States.[6] A music video for the album’s third single “Not Alone” was filmed on July 4 and was released on September 10, 2007. In 2007, they played at Wacken Open Air in Wacken, Germany to a great success.[7] On November 30, 2007, All That Remains released a live CD/DVD album titled All That Remains Live.[8]In early 2008, they embarked on a headlining tour with support from Chimaira and Black Tide with Divine Heresy and Light This City splitting the tour’s opening slot. Five Finger Death Punch, was originally supposed to play but dropped off before the tour started due to vocal problems.[9] Later that summer All That Remains appeared on the Midwestern leg of Van’s Warped Tour 2008.
Overcome (2008-2010)
The band visited Audiohammer Studios in May, 2008 to record their fourth studio album, entitled Overcome, with producer Jason Suecof.[10] The album was released on September 16, 2008, with critics giving it mixed reviews due to its more mainstream sound, many claiming that the band has put focus on catchy melodies rather than technical heavy metal riffs. The song “Chiron” was released as the first single from the album and a video was produced for it.[11] Two singles from the album (“Chiron” and “Two Weeks”) were also released for Rock Band as downloadable content, along with “This Calling”. The band released a video for "Two Weeks" in October.[12] "Two Weeks" was also featured as a free playable download on the popular iPhone OS game, Tap Tap Revenge 2.[13] On June 10, All That Remains started touring on the Rockstar Mayhem Festival, playing the Jägermeister stage along with God Forbid and headliners Trivium.[14][15]On April 12, 2009, Phil Labonte posted on his Twitter that he was recording something in the studio on that same day with (at least) Oli and Mike.[16] This turned out to be the acoustic version of “Forever in Your Hands”.[17]
On June 29, 2009, drummer Jason Costa broke his hand. The band temporarily recruited drummer Tony Laureano (Dimmu Borgir, Nile) to honor their commitment to the 2009 Rockstar Energy Mayhem Festival.[18]
On September 29, 2010, All That Remains announced “The Napalm & Noise Tour”, which will take place from November 23 December 21. They will co-headline it with The Devil Wears Prada, and be supported by Story of the Year and Haste the Day.[19]
On October 7, 2009, All That Remains released the music video for their single “Forever in Your Hands”.[20] Also released on this day was a free download of the Japan bonus track "Frozen" from Overcome.
In January, 2011, All That Remains won top honors in the Hard Rock/Metal category in the 9th Annual Independent Music Awards for the album.
For We Are Many (2010-2011)
All That Remains announced plans to start recording another album, which began in April 2010.[21] The band later confirmed it to be released later in the year with Adam Dutkiewicz as the chosen producer.[22] The album was released on October 12, 2010.[23]On June 8, 2010, All That Remains premiered the title track "For We Are Many" during a show in Burlington, VT under the working title of "Dem Trims".[citation needed] From August 18 through September 6, a free download of the title track, "For We Are Many", was available on the band’s website after subscribing to their mailing list.
On October 6, 2010, All That Remains released a music video for the single "Hold On".[24]
“For We Are Many” debuted at number 10 on the Billboard 200, selling a little over 29,000 copies in its first week.[25]
A music video was released for “The Last Time” on April 1, 2011.
All That Remains took part in the Share the Welt Fall tour with Hatebreed, Rains and Five Finger Death Punch.
A War You Cannot Win (2012-present)
On January 25, 2012, vocalist Phillip Labonte stated via Facebook that the band were working on new material. On June 21, they revealed that their upcoming sixth studio album is titled A War You Cannot Win.[26] On August 13, 2012, Labonte uploaded "Down Through the Ages" to YouTube.[27] All That Remains released the album cover to the album August 23. On August 27, the first single "Stand Up" was released on the radio. On August 29, All That Remains released the Official Lyric video to "Stand Up", which can be seen on YouTube.[28] The band has also released a free track of "Down Through the Ages" off their website from the upcoming album A War You Cannot Win which is set to be released on November 6, 2012.[29]
Langganan:
Postingan (Atom)







