Setiap segment maksimum mempunyai 30 perangkat terkoneksi.
2. Kabel Twisted Pair

Kabel
Twisted pair (pasangan berpilin) adalah sebuah bentuk kabel di mana dua
konduktor digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan
interferensi elektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik
dari kabel unshielded twisted pair (UTP) cables, dancrosstalk di antara
pasangan kabel yang berdekatan.
Kabel Twisted Pair memiliki beberapa kategori kabel yang bermacam –
macam. Jumlah pasangan kabel untuk setiap kategorinya bisa berbeda –
beda. Berikut beberapa kategori yang ditentukan dari kemampuan transmisi
data yang dimilikinya seperti tertulis dalam tabel berikut.
Kategori
|
Kegunaan
|
| Category 1 (Cat1) | Kualitas suara analog |
| Category 2 (Cat2) | Transmisi suara digital hingga 4 megabit per detik |
| Category 3 (Cat3) | Transmisi data digital hingga 10 megabit per detik |
| Category 4 (Cat4) | Transmisi data digital hingga 16 megabit per detik |
| Category 5 (Cat5) | Transmisi data digital hingga 100 megabit per detik |
| Enhanced Category 5 (Cat5e) | Transmisi data digital hingga 250 megabit per detik |
| Category 6 (Cat6) |
|
| Category 7 (Cat7) |
|
Di antara semua kabel di atas, kabel Enhanced Category 5 (Cat5e) dan
Category 5 (Cat5) merupakan kabel UTP yang paling populer yang banyak
digunakan dalam jaringan berbasis teknologi Ethernet.
Category 1
Kabel UTP Category 1 (Cat1) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi
terendah, yang didesain untuk mendukung komunikasi suara analog saja.
Kabel Cat1 digunakan sebelum tahun 1983 untuk menghubungkan telepon
analog Plain Old Telephone Service (POTS). Karakteristik kelistrikan
dari kabel Cat1 membuatnya kurang sesuai untuk digunakan sebagai kabel
untuk mentransmisikan data digital di dalam jaringan komputer, dan
karena itulah tidak pernah digunakan untuk tujuan tersebut.
Category 2
Kabel UTP Category 2 (Cat2) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi
yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 1 (Cat1), yang
didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara digital. Kabel ini
dapat mentransmisikan data hingga 4 megabit per detik. Seringnya, kabel
ini digunakan untuk menghubungkan node-node dalam jaringan dengan
teknologi Token Ring dari IBM. Karakteristik kelistrikan dari kabel Cat2
kurang cocok jika digunakan sebagai kabel jaringan masa kini.
Category 3
Kabel UTP Category 3 (Cat3) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi
yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 2 (Cat2), yang
didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara pada kecepatan hingga
10 megabit per detik. Kabel UTP Cat3 menggunakan kawat-kawat tembaga
24-gauge dalam konfigurasi 4 pasang kawat yang dipilin (twisted-pair)
yang dilindungi oleh insulasi. Cat3 merupakan kabel yang memiliki
kemampuan terendah (jika dilihat dari perkembangan teknologi Ethernet),
karena memang hanya mendukung jaringan 10BaseT saja. Seringnya, kabel
jenis ini digunakan oleh jaringan IBM Token Ring yang berkecepatan 4
megabit per detik, sebagai pengganti Cat2.
Category 4
Kabel UTP Category 4 (Cat4) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi
yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 3 (Cat3), yang
didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara hingga kecepatan 16
megabit per detik. Kabel ini menggunakan kawat tembaga 22-gauge atau
24-gauge dalam konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin (twisted
pair) yang dilindungi oleh insulasi. Kabel ini dapat mendukung jaringan
Ethernet 10BaseT, tapi seringnya digunakan pada jaringan IBM Token Ring
16 megabit per detik.
Category 5
Kabel UTP Category 5 (Cat5) adalah kabel dengan kualitas transmisi yang
jauh lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 4 (Cat4), yang
didesain untuk mendukung komunikasi data serta suara pada kecepatan
hingga 100 megabit per detik. Kabel ini menggunakan kawat tembaga dalam
konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin (twisted pair) yang
dilindungi oleh insulasi. Kabel ini telah distandardisasi oleh
Electronic Industries Alliance (EIA) dan Telecommunication Industry
Association (TIA).
Kabel Cat5 dapat mendukung jaringan Ethernet (10BaseT), Fast Ethernet
(100BaseT), hingga Gigabit Etheret (1000BaseT). Kabel ini adalah kabel
paling populer, mengingat kabel serat optik yang lebih baik harganya
hampir dua kali lipat lebih mahal dibandingkan dengan kabel Cat5. Karena
memiliki karakteristik kelistrikan yang lebih baik, kabel Cat5 adalah
kabel yang disarankan untuk semua instalasi jaringan.
Category 5e
Kabel ini merupakan versi perbaikan dari kabel UTP Cat5, yang menawarkan
kemampuan yang lebih baik dibandingkan dengan Cat5 biasa. Kabel ini
mampu mendukung frekuensi hingga 250 MHz, yang direkomendasikan untuk
penggunaan dalam jaringan Gigabit Ethernet, meskipun menggunaan kabel
UTP Category 6 lebih disarankan untuk mencapai kinerja tertinggi.
Untuk kabel twisted pair, terdapa beberapa macam lagi yaitu diantaranya :
1.UTP (Unshielded Twisted Pair)

Unshielded
twisted-pair (disingkat UTP) adalah sebuah jenis kabel jaringan yang
menggunakan bahan dasar tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield
internal. UTP merupakan jenis kabel yang paling umum yang sering
digunakan di dalam jaringan lokal (LAN), karena memang harganya yang
rendah, fleksibel dan kinerja yang ditunjukkannya relatif bagus. Dalam
kabel UTP, terdapat insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari
ketegangan fisik atau kerusakan tapi, tidak seperti kabel Shielded
Twisted-pair (STP), insulasi tersebut tidak melindungi kabel dari
interferensi elektromagnetik.
Kabel UTP memiliki impendansi kira-kira 100 Ohm.
2. STP (Shielded Twisted Pair)

Shielded
twisted pair atau STP adalah kabel pasangan berpilin yang memiliki
perlindungan dari logam untuk melindungi kabel dari intereferensi
elektromagnetik luar.
3.S/UTP (Screened Unshielded Twisted Pair)

Yaitu kabel twisted pair yang didalam pelindung kabel (kulit luar) kabel terdapat pelindung berupa kertas logam.
4. S/STP (Screened Shielded Twisted Pair)

S/STP
merupakan kabel twisted pair yang dimana terdapat pelindung ganda
didalamnya. Yaitu didalam kabel dan disetiap pasangan lilitan. Kabel ini
merupakan kabel yang paling banyak memiliki perlindungan terhadap
pengaruh dari gangguan seperti elektromagnetik, crosstalk.
Pemasagan Kabel Twisted Pair Jenis Cat 5 / 5e
Dalam menghubungkan jaringan Ethernet dengan menggunakan kabel UTP
Category 5, terdapat dua metode pengabelan, yakni Crossover cable dan
Straight-through cable. Kabel Crossover digunakan untuk menghubungkan
dua perangkat yang sama (NIC dengan NIC lainnya,hub dengan hub yang
lainnya dan lain-lain), sementara kabel Straight-through digunakan untuk
menghubungkan dua perangkat yang berbeda jenis, seperti NIC dengan hub
atau NIC dengan switch.
Untuk Crossover, susunan kabel yang diberlakukan pada kedua ujung adalah seperti berikut.
|
Ujung A
|
Ujung B
|
Pin 1
|
Putih – Orange
|
Putih – Hijau
|
Pin 2
|
Orange
|
Hijau
|
Pin 3
|
Putih Hijau
|
Putih – Orange
|
Pin 4
|
Biru
|
Biru
|
Pin 5
|
Putih Biru
|
Putih – Biru
|
Pin 6
|
Hijau
|
Orange
|
Pin 7
|
Putih – Coklat
|
Putih – Coklat
|
Pin 8
|
Coklat
|
Coklat
|
Dan untuk Straight-trought
|
Ujung A
|
Ujung B
|
Pin 1
|
Putih – Orange
|
Putih – Orange
|
Pin 2
|
Orange
|
Orange
|
Pin 3
|
Putih – Hijau
|
Putih – Hijau
|
Pin 4
|
Biru
|
Biru
|
Pin 5
|
Putih – Biru
|
Putih – Biru
|
Pin 6
|
Hijau
|
Hijau
|
Pin 7
|
Putih – Coklat
|
Putih – Coklat
|
Pin 8
|
Coklat
|
Coklat
|
atau
|
Ujung A
|
Ujung B
|
Pin 1
|
Putih – Hijau
|
Putih – Hijau
|
Pin 2
|
Hijau
|
Hijau
|
Pin 3
|
Putih – Orange
|
Putih –Orange
|
Pin 4
|
Biru
|
Biru
|
Pin 5
|
Putih – Biru
|
Putih – Biru
|
Pin 6
|
Orange
|
Orange
|
Pin 7
|
Putih – Coklat
|
Putih – Coklat
|
Pin 8
|
Coklat
|
Coklat
|
Jika diperhatikan secara seksama. Kabel Crossover memiliki susunan warna
yang berlawanan dan Untuk Straight-trought memiliki susunan yang sama
di kedua ujungnya.
3. Kabel Fiber Optik

Kabel
serat optik merupakan sebuah kabel yang terbuat dari kaca atau plastik
yang berfungsi untuk mentransmisikan sinyal cahaya. Kabel serat optik
berukuran sangat tipis dan berdiameter sehelai rambut manusia yang saat
ini paling banyak digunakan sebagai media transimisi dalam teknologi
komunikasi modern.
Bagian-bagian utama serat optik tersebut adalah bagian inti tempat
merambatnya gelombang cahaya, lapisan selimut yang mengelilingi bagian
inti dengan indeksbias yang lebih kecil, dan lapisan jake yang
melindungi bagian inti dan selimut dengan plastik yang elastis. Komponen
utama sistem serat optik terdiri daritransmitter (Laser Diode dan Laser
Emmiting Diode), information channel yang berupa serat optik, dan
receiver.
Source : http://wong168.wordpress.com/2012/05/25/pengkabelan-dalam-jaringan-komputer/